13 Jenis Ikan Koi Yang Cantik, Terbaik Di Global

daftarhewan.com. Jenis Ikan koi. Koi adalah varietas hias berdasarkan spesies Cyprinus rubrofuscus. Merujuk dalam keunikan dan keindahan penampilannya, ikan koi bahkan mendapat sebutan “Nishikigoi” atau “Jinli”, yang secara harfiah, artinya “ikan mas brokat”.

Di Jepang, varietas ikan koi teridentifikasi berdasarkan disparitas rona, sisik, dan pola. Umumnya, ikan koi tampil polos atau bercorak, dengan warna putih, ikan koi merah, hitam, biru, kuning, dan krem.

Kendati sangat terkenal di Jepang, diperkirakan, ikan koi asal dari China. Awalnya, koi sebagai keliru satu asal makanan pada Jepang, & pada pertengahan 1800-an, orang-orang Jepang mulai mengembangbiakkan ikan koi sebagai daya tarik keindahan.

Terlebih, ikan koi jua tergolong pandai . Mereka bisa terlatih untuk makan dari ekspresi dan tangan manusia. Baca pula : Ikan Koi Termahal

Di samping itu, ikan omnivor ini jua memiliki masa hayati yg terbilang sangat panjang. Rata-rata ikan koi, bisa mencapai usia 50 tahun, & tumbuh sampai sepanjang 90 cm.

apabila hendak memelihara ikan koi, Anda pun akan mendapatkan pilihan yang amat majemuk. Terdapat lebih menurut 100 jenis ikan ktelah teridentifikasi. Seluruhnya, menampilkan rona & corak menarik, yg dapat menghidupkan akuarium atau kolam ikan yang mereka tinggali.

Namun, menurut sekian banyak jenis ikan koi, masih ada beberapa tipe yg menjadi primadona dan digandrungi sang para pecinta ikan. Tipe-tipe favorit ini, mempunyai corak & warna yang unik, sehingga tampil lebih menarik, berdasarkan jenis-jenis ikan koi lainnya.Ikan Koi yg Bagus

Berikut ini 13 jenis ikan koi yg paling terkenal, menggunakan penampilan yang rupawan:1. Kohaku

Dalam kancah pemeliharaan ikan koi, Kohaku dipercaya menjadi raja. Kohaku adalah varietas pertama yang dikembangkan dengan 2 warna. Perpaduan rona yang kontras & ciri spesialunik dalam coraknya, membuat Kohaku tampil menarik dan sanggup membuahkan kolam ikan Anda terlihat lebih ciamik.

Varietas Kohaku berwarna dasar putih (shiroji), menggunakan corak berwarna merah, dan hidung kekuningan. Umumnya, masih ada corak merah pada kepala Kohaku, yg terpisah dengan corak pada bagian tubuh lainnya.

Namun, terdapat pula Kohaku menggunakan corak tubuh yang meluas sampai kepala, dan dikenal dengan sebutan “bongiri”. Sementara Kohaku tanpa corak di ketua, dikenal menjadi “boze”.

Terdapat 2 jenis warna merah pada tubuh Kohaku (yang menurut tradisi disebut “hi”), yaitu:

Pertama, rona merah yg memiliki semburat ungu. Corak semacam ini cukup tebal, namun akan memudar seiring bertambahnya usia ikan. Pemeliharaan varietas Kohaku menggunakan rona ini, terbilang relatif gampang, sebagai akibatnya kerap sebagai pilihan pecinta ikan yg belum berpengalaman.

Kedua, yang cenderung lebih terkenal, menampilkan warna jingga-merah yang manis, tetapi menuntut pemeliharaan yang nisbi jauh lebih sulit. Kohaku dengan tipe warna ini, tampak paradoksal dan mentereng, sebagai akibatnya lebih disukai oleh mereka yg sudah berpengalaman pada merawat ikan koi.2. Taisho Sanke

Selain Taisho Sanke, ikan koi varietas ini juga terkenal menggunakan nama Taisho Sanshoku atau Sanke. Istilah “sanshoku” yg memiliki arti “tiga warna”, merujuk pada rona-warni tubuh mereka yg terdiri menurut putih, merah, dan hitam.

Sekilas, Sanke terlihat mirip dengan Kohaku, lantaran rona dasar putih (shiroji) & corak berwarna merah (hi). Tetapi keberadaan warna hitam (sumi) dalam tubuh Sanke menjadi pembeda yg unik, & menjadikannya lebih variatif.

Umumnya, masih ada 2 warna dalam kepala Sanke, yaitu putih & merah, tanpa pertanda sumi. Berbeda menggunakan Kohaku, corak merah pada tubuh Sanke dimulai menurut atas kepala, yg menciptakan bagian paras mereka tampak kentara. Selain itu, sirip pektoral mereka berwarna dasar putih menggunakan beberapa bercak hitam.tiga. Showa

Dengan tiga warna yang menghiasi tubuhnya, ikan koi varietas Showa jua mendapat sebutan “Showa Sanshoku” atau “Showa Sanke”.

Secara umum, Showa sangat seperti menggunakan Taisho Sanke. Tetapi, perbedaan utama di antara kedua jenis ikan koi ini, terletak dalam rona dasar tubuh mereka. Berbeda dengan Taisho Sanke yg bertubuh putih dengan corak hitam dan merah, rona dominan tubuh Showa merupakan hitam (karasu) menggunakan corak putih & merah.

Tubuh Showa berbalut corak hitam yang menjalar pada seluruh tubuh, & ada juga di bagian kepala. Corak berwarna putih, merah, dan hitam pada tubuh Showa terdistribusi secara merata, menggunakan batas yg paradoksal dan bersih di antara setiap rona.4. Tancho

Nama varietas Tancho, berasal menurut nama burung nasional Jepang, bangau Tancho, yg memiliki bintik merah mencolok di kepalanya. Sesuai nama tadi, ikan koi yg bertubuh ramping ini pun tampil dagi, dengan corak merah di atas ketua.

Tancho Kohaku merupakan jenis Tancho yg seringkali kali mengundang decak kagum. Dengan rona tubuh putih polos, bintik merah tua pada kepalanya tampak begitu eye-catching.

Secara umum, bintik di atas ketua Tancho Kohaku berbentuk bundar , tetapi jua ada yang menampilkan bentuk lainnya. Agar teridentifikasi sebagai Tancho, corak di kepala ikan harus simetris, baik bulat, lonjong, hati, atau berlian. Bintik tersebut jua harus cukup besar& mendominasi permukaan ketua, serta nir berbercak. Karena, corak tunggal, kentara, mencolok, dan berwarna merah, telah sebagai karakteristik spesialprimer ikan koi Tancho.

Varietas Tancho lain yg kerap sebagai peliharaan, yaitu Tancho Showa & Tancho Sanke.5. Utsuri

Sebutan Utsuri tidak hanya merujuk dalam satu jenis ikan koi. Utsuri adalah kategori, Utsurimono, yang berarti refleksi. Utsurimono meliputi 3 jenis ikan koi: Shiro Utsuri, Ki Utsuri, dan Hi Utsuri.

Ikan koi yang teridentifikasi menjadi Utsuri, mempunyai tubuh berwarna hitam (Karasu) menggunakan corak merah (hi), putih (shiroji), atau kuning (ki).

Ikan koi Utsuri memiliki pola sumi yang membelah wajah dan rona tubuh yg persis menggunakan Showa, berupa corak akbar, mencolok, & reflektif. Corak hitam membelit pada bawah garis lateral tubuh Utsuri, & meluas menurut hidung ke ekor berdasarkan hidung, secara seimbang pada seluruh tubuh & & dua sisi garis dorsal.6. Bekko

Secara harfiah, Bekko berarti “cangkang kura-kura”. Sekilas, sulit buat membedakan antara Bekko dan Utsuri. Namun, fitur primer yg sebagai perbedaan di antara keduanya, yaitu rona dasar tubuh Utsuri berwarna hitam dengan corak berwarna putih, merah, atau kuning. Sementara Bekko, memiliki warna dasar putih, menggunakan corak merah & kuning, serta pola sumi dalam tubuhnya.

Terdapat beberapa jenis ikan koi Bekko, yaitu Shiro Bekko (bertubuh putih) yg paling umum menurut semua varian, Aka Bekko (bertubuh merah), & Ki Bekko (bertubuh kuning).

Ciri spesialikan koi Bekko terletak pada pola sumi hitam yg hanya menyebar di seluruh tubuh, namun nir masih ada di bagian ketua.7. Asagi

Varietas Asagi mempunyai penampilan yang unik menggunakan pola kebiruan laiknya jaring di bagian atas, dan warna merah-oranye pada perut, sirip, insang, & tubuhnya. Warna merah tersebut akan menyebar dari bawah ke atas, seiring pertambahan usia ikan.

Ikan koi Asagi dengan warna merah yang lebih banyak, menerima sebutan Hi Asagi. Selain itu, ada pula Taki Asagi yang mempunyai pola jaring berwarna biru yg khas, dan rona merah dan garis sisik berwarna putih yg membentang di antara area berpigmen merah dan biru.

Umumnya, bagian ketua Asagi berwarna putih atau biru pucat, tanpa menampilkan corak atau indikasi khusus.8. Shusui

Dapat dikatakan, Shusui adalah versi Doitsu atau tanpa sisik, berdasarkan varietas Asagi. Ketiadaan sisik di permukaan tubuh, berimplikasi dalam absennya pola jaring berwarna biru, yang tergantikan sang barisan sisik dalam punggung.

Kepala Shusui berwarna biru pucat atau putih, tanpa corak, & acapkali kali terdapat warna merah pada bagian pipi. Di sisi lain, nir terdapat spesifikasi khusus dalam tubuh, kecuali pola sisik yang berderet rapi di sepanjang garis dorsal.9. Koromo

Keunikan yang tampak dalam tubuh Koromo, merupakan output hibrida dari Kohaku & Asagi. Koromo mempunyai rona khas Kohaku (merah dan putih), dan pola jaring laiknya Asagi.

Secara umum, tubuh Koromo berwarna putih menggunakan corak merah-oranye. Pada setiap corak pada tubuhnya, terdapat pola jaring berwarna biru. Keunikan tadi terbagi menjadi tiga, yaitu:Aigoromo: pola sisik berwarna indigo (ai) pada pola berwarna merah (hi).Sumigoromo: pola sisik berwarna hitam (sumi) dalam pola berwarna merah (hi).Budogoromo: tumpukan corak berwarna merah (hi) & hitam (sumi), menampilkan pola yg tampak seperti anggur (budo).10. Goshiki

Dari segi bahasa, Goshiki memiliki arti “lima rona”. Hasil persilangan Asagi dan Kohaku ini berwarna putih solid, bercorak merah, dan memiliki pola jaring hitam-biru misalnya Asagi. Nama Goshiki merujuk dalam aneka rona pada tubuh mereka, yaitu: putih, merah-oranye, dan biru-hitam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *