Cara beli kuota internet murah

Dalam kegiatan sehari-hari, kita jarang mengenakan jas.

Namun ada juga teman-teman yang memakai jas untuk seragam sekolah.

Orang dewasa dengan profesi tertentu juga ada yang wajib mengenakan jas.

Ada juga orang yang suka mengenakan jas karena terlihat rapi dan formal, teman-teman.

Oiya, bukan sekadar gaya busana, mengenakan jas juga ada aturannya, nih. Misalnya aturan untuk memasang dan melepaskan kancing.

Cari tahu tentang aturan memasang dan melepas kancing, serta alasan di baliknya, yuk!

Asal-Usul Peraturan Memasang dan Melepas Kancing Jas

Jas bagi laki-laki umumnya punya dua kancing, teman-teman.

Nah, bagian kancing bawah ini seharusnya tidak dikancingkan.

Aturan ini rupanya berawal dari Raja Edward VII dari Inggris, lo.

Raja Edward memiliki tubuh yang gemuk, sehingga jika beliau mengenakan jas, mantel, atau jaket, ada bagian kancing yang tidak bisa terpasang

 

Beliaupun tidak memasang kancing bagian bawah, teman-teman. Kemudian cara ini banyak diikuti dan kemudian diteruskan sampai saat ini.

Nah, aturan memasang atau melepas kancing juga disesuaikan dengan jenis jasnya, nih.

Aturan Memasang dan Melepas Kancing Jas

Secara umum, ada dua jenis jas, teman-teman.

Yaitu ada jas single breasted dengan satu barisan kancing dan jas double breasted dengan dua barisan kancing.

Kunjungi website kami untuk Convert Pulsa di Bagipulsa.co.id dan juga kunjungi website kami disini !

1. Jas Single Breasted

– Jas dengan satu kancing: Jas ini punya aturan untuk dibuka kancingnya ketika duduk, dan dilepas ketika berdiri.

– Jas dengan dua kancing: Untuk jas dua kancing, kancing bagian atas dipasang saat berdiri, sementara kancing bawah dibiarkan terbuka. Saat duduk, kancing atas juga kembali dibuka, teman-teman.

– Jas dengan tiga kancing: Nah, kalau yang ini, kancing yang wajib dipasang saat berdiri adalah kancing tengah.

Selalu lepaskan kancing bawah baik saat berdiri maupun duduk. Sementara kancing teratas boleh dipasang atau dibuka saat berdiri, teman-teman.

 

2. Jas Double Breasted

Kalau jas yang ini umumnya 6 kancing. Tapi ada juga yang punya 4 atau 8 kancing.

Peraturan untuk jas ini adalah memasang kancing yang ada lubang kancingnya. Yap, tidak semua kancing pada jas double breasted memiliki lubang kancing.

Namun, boleh juga mengancingkan bagian atas jas dan membiarkan bagian kancing paling bawah tetap lepas. Biasanya lelaki di kerajaan Inggris memakai aturan ini.

 

Jenis – jenis jas

 

Jas launs

Jas launs adalah model jas standar yang paling umum, dulunya berasal dari Inggris sebagai pakaian untuk berkegiatan di alam bebas.[1] Bila hanya disebut jas, maka jas yang dimaksudkan adalah setelan jas model standar (jas launs) lengkap dengan kemeja dan dasi, dan biasanya dipakai pria bekerja di kantor.

Tuksedo

Bila dalam undangan disebutkan kode busana black tie, maka pria diminta memakai jas resmi yang disebut tuksedo. Jas diner (dinner suit, sebutan di Britania) atau tuksedo (tuxedo atau tails, sebutan di Amerika Serikat dan Kanada) adalah setelan jas resmi berwarna hitam, bagian belakang jas berbuntut, dan dipakai bersama dasi kupu-kupu hitam dan kemeja putih. Kode busana black tie bukan berarti jas standar warna gelap dengan dasi hitam.

Tuksedo dulunya merupakan alternatif dari mengenakan jas ekor (dress coat). Sementara itu, jas yang dipakai bekerja di kantor merupakan pengganti dari jas panjang (frock coat) dan jas pagi (morning coat), atau setelan pagi (morning suit)

Blazer  

Blazer adalah sejenis jas santai untuk pria dan wanita yang di bagian saku depan sering diberi lambang dari sekolah atau organisasi, dan sering dipakai sebagai seragam. Dalam bahasa Indonesia, blazer hanya sering mengacu kepada sejenis jas untuk wanita yang dipakai di luar blus atau kemeja dengan bawahan berupa rok, kulot, atau celana panjang.