Cek Pada Sini! Cara Gampang Menghitung Honor Karyawan – Kitalulus

Sebagai pemilik bisnis atau bisnis yg memiliki banyak karyawan, Anda berkewajiban buat menaruh upah atau bayaran pada mereka. Dalam menghitung honorkaryawan, banyak variabel yg bisa dimasukkan buat menentukan honorpokok.

Seperti, kualifikasi pekerjaan, pendidikan, keterampilan, CariGaji.com & pengalaman karyawan sebelum bekerja pada perusahaan Anda. Gaji utama adalah bentuk imbalan yg harus dibayarkan perusahaan pada para pekerjanya. Jumlah yg dipengaruhi dalam menghitung honorkaryawan pun dari konvensi bersama.

Lalu, bagaimana cara menghitung honorkaryawan? Ada 2 cara yang dipakai buat menghitung honorkaryawan. Yaitu menggunakan cara hitung manual dan cara hitung digital. Mulai berdasarkan penggunaan aplikasi payroll hingga dengan memakai microsoft excel.

‍Menentukan Nilai Gaji Pokok Karyawan

Berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, besaran gaji utama minimal 75% dari upah total pegawai yg terdiri menurut honorhigienis ditambah dengan tunjangan permanen. Nilai honorutama diatur sesuai menggunakan golongan jabatan menurut yg terendah sampai yg tertinggi.

Ada beberapa hal penting yang wajibAnda perhatikan sebelum menghitung honorkaryawan, yaitu:1. Nilai Pekerjaan pada Pasaran

Tiap perusahaan memberikan honoryang tidak sinkron buat posisi yg sama, Akan tetapi Anda mampu menarik nomorhomogen-homogen. Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah faktor geografis terkait lokasi kerja.

Dalam menghitung honorkaryawan, hal ini sangat penting untuk menentukan nomorhonorpokok. Nilai gaji di tiap daerah tidak sinkron, tergantung UMR wilayah masing-masing. Oleh karena itu sangat krusial buat mencari angka pasaran gaji suatu profesi.

‍2. Kesesuaian menggunakan Skala Upah

Hal selanjutnya yang wajibAnda lakukan adalah menerapkan skala upah yang sudah diberlakukan di perusahaan. Hal ini memberitahuakn kemampuan perusahaan dalam membayar gaji karyawannya.

Anda mampu memperlihatkan honoryang sesuai di pasaran, atau sanggup lebih rendah, atau lebih tinggi. Jangan lupa lengkapi menggunakan tunjangan, insentif, &/atau komisi. Nantinya, seluruh variabel akan dimasukkan buat menghitung gaji karyawan.

‍3. Kontribusi Profesi Bagi Perusahaan

Hal lain yang harus diperhatikan pada menghitung honorkaryawan merupakan mengukur seberapa besardonasi profesi tadi terhadap perusahaan Anda. Apabila profesi tersebut memberikan efek besarbagi perusahaan, maka Anda bisa memberikan nomortinggi buat posisi tersebut.

Selain itu Anda jua mampu melihat & mengukur kecakapan karyawan dalam mengemban tugas tadi. Jika karyawan mempunyai kinerja di atas rata-homogen dan menaruh impak positif bagi perusahaan Anda, maka Anda dapat mempertimbangkan buat mempertinggi nomorgajinya.

‍Cara Menghitung Gaji Karyawan Tetap & Tidak Tetap

Kini, poly perusahaan yang mempekerjakan karyawan permanen & nir permanen. Dengan merekrut pekerja tidak permanen buat mengatasi pekerjaan yang bersifat ad interim merupakan hal yg tepat buat menghemat anggaran perusahaan.

Tidak hanya tidak sinkron dalam angka gaji, namun jua dari metode menghitung honorkaryawannya. Karyawan permanen mendapatkan honorsetiap bulannya. Tetapi bagi karyawan nir permanen, mampu mendapat gaji per hari, per minggu, atau per bulan. Tergantung kesepakatanantara pekerja & perekrut.

Berikut cara menghitung honorkaryawan tetap pada perusahaan swasta:

Seorang karyawan A bekerja pada perusahaan BB & telah menikah. Memiliki tanggungan anak menggunakan jumlah satu & berstatus sebagai karyawan permanen. Upah bulanan yang diterima adalah sebanyak Rp8.000.000. Maka cara menghitung gaji karyawannya adalah:

Berikut cara menghitung honorkaryawan nir permanen bulan pada perusahaan swasta:

Seorang karyawan C bekerja pada perusahaan DD dan belum menikah. Berstatus sebagai karyawan nir tetap dengan upah bulanan Rp5.000.000,00. maka cara menghitung gaji karyawan tersebut merupakan:

Cara hitung gaji prorata dilakukan oleh perusahaan jika merekrut karyawan dan eksklusif bekerja di tengah bulan. Metode penghitungan ini dianggap prorata atau hitung proporsional. Cara hitung gaji prorata ini dibagi sebagai dua, yaitu:

‍Menghitung Gaji Karyawan Prorata Berdasarkan Jumlah Hari Kerja

Karyawan yg masuk pertengahan bulan nir dapat mendapat gaji penuh. Oleh karena itu perusahaan harus membayar sesuai dengan jumlah hari kerja karyawan tersebut. Cara menghitung gaji karyawannya pun cukup mudah menggunakan memakai rumus hitung

=(jumlah hari kerja / jumlah hari kerja sebulan) x honorsatu bulan.

Karyawan E mulai bekerja dalam lepas 17 November di perusahaan FF. Karyawan E menerima upah sebesar Rp3.500.000,00 menggunakan bekerja selama lima hari pada seminggu. Maka cara menghitung gaji karyawan menjadi berikut:

Pertama-tama hitung total hari kerja pada sebulan, yaitu sebanyak 20 hari di bulan November. Lalu dari tanggal 17 sampai lepas 30, karyawan E bekerja selama 10 hari. Maka gaji yang diterima sang karyawan E merupakan:

=(10/20) x Rp3.500.000,00 = Rp1.500.000,00

‍Menghitung Gaji Karyawan Prorata Berdasarkan Jumlah Jam Kerja

Cara hitung honorprorata bisa dihitung berdasarkan jumlah jam kerja. Cara menghitung gaji karyawan dengan metode ini lebih rumit karena wajibmenghitung upah per jam, kemudian dikalikan menggunakan jumlah jam kerja karyawan. Rumus hitungnya merupakan:

Upah per jam = 1/173 x upah sebulan

Karyawan G bekerja pada perusahaan HH dalam lepas 11 November. Karyawan G menerima upah per bulannya Rp4.000.000,00 & bekerja selama enam hari per minggu. Maka cara menghitung gaji karyawan G adalah:

Upah karyawan G adalah 1/173 x Rp4.000.000,00 = Rp23.121,00

Dari tanggal 11 November Karyawan G bekerja selama 17 hari yg dibagi menjadi; 15 hari bekerja 8 jam/hari, & dua hari bekerja 7 jam/hari.

Maka cara hitung gaji prorata karyawan G merupakan:

=(15 hari x 7 jam x Rp23.121,00) + (dua hari x 5 jam x Rp23.121,00) = Rp2.658.915,00

‍Cara Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Excel

Selain dengan cara manual, Anda jua mampu menghitung honorkaryawan dengan menggunakan bantuan pelaksanaan microsoft excel. Hal yg harus Anda lakukan adalah memasukkan semua data komponen gaji yang didapatkan sang karyawan.

Misalkan, karyawan A bekerja pada perusahaan BB menggunakan upah Rp200.000,00 per hari. Karyawan A bekerja selama 25 hari dalam sebulan. Maka cara menghitung gaji karyawan menggunakan excel, dengan rumus: =A2*B2.

Cara menghitung gaji karyawan di atas merupakan cara paling mudah yg sanggup Anda lakukan. Namun, apabila Anda memasukkan komponen di luar honorutama, maka rumus yg digunakan pada menghitung gaji karyawan menggunakan excel tentu akan tidak sinkron.

Setelah memasukkan semua data ke pada tabel, pastikan Anda tahu rumus-rumus excel. Seperti VLOOKUP, HLOOKUP, dan rumus dasar lainnya. Biasanya rumus VLOOKUP dan HLOOKUP digunakan bila dalam satu workbook excel, terdapat beberapa sheet work yang berkaitan.

Namun jika Anda tidak menguasai dan tahu rumus tadi, Anda mampu memasukkan semua data secara manual. Baru selesainya itu Anda jumlahkan seluruh komponen dengan menggunakan rumus tambah excel. Maka cara menghitung gaji karyawan memakai excel, menggunakan rumus = B2+C2+D2

Menghitung honorkaryawan menggunakan cara manual memang memakan saat yg nir sementara waktu. Terutama bagi perusahaan yang merekrut karyawan nir tetap. Ditambah dengan komponen pada luar honorutama yg wajibdimasukkan ke pada penghitungan.

Sistem & metode pembayaran yang berbeda, terkadang menciptakan HRD menjadi gundah. Oleh karena itu banyak perusahaan yang menggunakan cara menghitung honorkaryawan dengan cara digital, yaitu memakai pelaksanaan payroll.

‍Kandidat Terbaik Ada di Aplikasi KitaLulus

Bagi Anda yg sedang mencari kandidat buat membantu perusahaan, Anda mampu memasang lowongan di pelaksanaan KitaLulus. Melalui aplikasi ini, Anda akan mendapatkan kandidat terbaik dengan cepat, mudah, dan aman.

Selain itu, KitaLulus beroperasi pada kota-kota besar . Seperti di Jabodetabek, Bandung, Makassar, & Surabaya. Daftarkan diri Anda sekarang juga untuk memasang lowongan pekerjaan di KitaLulus. Dapatkan kandidat terbaik Anda kinipula!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *