Hati-hati, Modus Penipuan Online Mengintai!

Berikut ini salah satu contoh modus penipuan di perbankan yang wajib kita waspadai dan solusinya. 

Seorang nasabah sebuah bank dikagetkan dengan notifikasi sms dari bank tempat menabung. Ada empat kali penarikan uang di negara tetangga yang dengan totalnya hampir 10jt. Padahal nasabah berada di Jawa Tengah, Semarang. 

Nasabah pun segera menghubungi call center bank dan meminta pemblokiran kartu dan semua akses ke rekeningnya. Rekening bank ini telah digunakan selama lebih dari 10 tahun. Nasabah ini mengaku tak pernah melakukan transaksi instan di platform e-commerce dan tak menyimpan informasi kartu atm rekening bank di aplikasi apa pun. Pihak bank pun melakukan verifikasi data dan membenarkan pernyataan tersebut. 

Nasabah memang lebih memilih lakukan transaksi transfer via mobile banking, atau metode transfer dengan virtual account. Adapun transaksi yang lebih kerap dipakai dengan kartu atm adalah berbelanja bulanan menggunakan kartu atm dan tarik tunai di mesin atm.

Tetapi kemudian nasabah ini kecewa karena pihak bank menyatakan tidak bertanggung jawab atas kehilangan tersebut dan hanya akan bertindak sebagai mediator 

Selang waktu berlalu setelah pelaporan-pelaporan dilakukan oleh nasabah, akhirnya pihak bank menghubungi dan sejumlah dana yang diambil dari tarikan atm digantikan oleh pihak bank. Tentu saja ini menjadi pembelajaran untuk kita semua untuk lebih berhati-hati dalam melindungi informasi yang berkaitan dengan akun-akun keuangan. 

Ada baiknya untuk memisahkan penyimpanan uang dalam beberapa rekening bank yang berbeda. Rekening bank untuk untuk tabungan sebaiknya tidak digunakan untuk keperluan transaksi online atau pembayaran apapun. Lebih baik lagi jika rekening bank ini tidak terhubung dengan apapun kecuali aktivitas menabung dan menarik uang langsung dari teller. 

Sedangkan untuk kegiatan berbelanja dan transaksi online, gunakan rekening bank yang berbeda. Isi rekening bank ini secukupnya sesuai dengan kebutuhan setiap bulan. Jangan lupa untuk menyimpan kanal resmi bank, mulai dari call center, akun Instagram, Facebook, Twitter dan lain-lain agar lebih mudah mengenali antara kanal resmi dan palsu. Terakhir, jaga data diri pribadi dari siapa pun!

Referensi: Awas Modus Penipuan Online