Ini Dia 15 Cara Hidup Sehat Ala Rasullulah – Islampos

BANYAK yg mengungkapkan sehat itu mahal, padahal justru sehat itu murah, sakit lah yang mahal! Penting bagi kita buat melakukan tindakan pencegahan sebelum sakit. Salah satunya adalah menggunakan mencontoh apa-apa yg dilakukan oleh Rasulullah. Inilah cara hayati sehat ala Rasulullah.

“Dua nikmat yg seringkali kali insan tertipu sang keduanya, yaitu kesehatan & ketika luang”. (HR. Bukhari no. 6412).

Menurut catatan sejarah, semasa hidupnya Rasulullah hanya pernah mengalami sakit sebesar 2 kali. Pertama, ketika beliau diracuni oleh perempuanYahudi. Kedua, ketika menjelang ajalnya. Selain dari itu, Rasul selalu tampak sehat dan bugar. Maka itu, kita wajibmeneladani dia agar diri kita pula nir mudah sakit.

Allah Ta’ala berfirman yg ialah: “Sesungguhnya telah terdapat dalam (diri) Rasulullah itu suri teladan yg baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah & (kedatangan) hari kiamat & beliau poly menyebut Allah.” (Al-Ahzab: 21)

BACA JUGA: Praktik Baik Warisan Tradisi Ottoman, Ini 6 Cara Hidup Sehat ala Masyarakat Turki

Kalian pasti bertanya-tanya bagaimana sih Inilah cara hayati sehat ala Rasulullah? Nah, berikut ini beberapa saran hidup sehat berdasarkan contoh berdasarkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.Cara Hidup Sehat Ala Rasullulah pertama: Mencuci Tangan Sebelum Makan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan orang yg sangat menyukai kebersihan. Walaupun tidak ada hadist yang berkata Beliau selalu cuci tangan sebelum makan, namun Beliau telah menyempurnakan wudhunya menggunakan membersihkan tangan secara benar sampai pada sela-sela jarinya.Foto: Pixabay

Diriwayatkan sang Laqith bin Shabrah, ucapnya, “Aku mengungkapkan: ‘Wahai Rasulullah, kabarkan kepadaku tentang wudhu?’” Nabi mengatakan, “Sempurnakan wudhu-mu, dan sela-selah antara jari-jemarimu, & bersungguh sungguhlah dalam memasukkan air ke pada hidung kecuali apabila engkaudalam keadaan berpuasa.” (HR. Tirmidzi).

Selain itu, para ulama terdahulu juga mencontohkan aktivitas cuci tangan sebelum makan. Hal ini bisa menghindari risiko sakit yg diakibatkan oleh kuman, bakteri atau kotoran yang melekat di tangan. Sebaiknya mencuci tangan jua dilakukan menggunakan sabun agar benar-benar higienis.Cara Hidup Sehat Ala Rasullulah kedua, Mengonsumsi Makanan Halal

Jika kita ingin hidup sehat maka hendaklah mengonsumsi kuliner yg halal. Jangan mencari-cari kuliner yg diharamkan sang Allah Ta’ala, misalnya saja daging Babi, kuliner curian & sejenisnya.

Mengonsumsi kuliner haram nir akan mendatangkan keberkahan. Selain itu, fauna-fauna yg diharamkan pada islam juga terbukti buruk buat kesehatan. Misalnya saja, daging Babi yang rentan terinfeksi cacing pita.Foto: Unsplash

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Maka makanlah rezeki yg halal lagi kudus yang sudah diberikan Allah kepada engkau .” (QS. An Nahl: 114).

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yg baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah pada Allah, apabila sahih-sahih hanya pada Allah engkaumenyembah.” (QS. Al-Baqarah: 172)

Ajaran islam mengajarkan kita buat mengonsumsi kuliner atau minuman menggunakan tangan kanan. Hal ini memang benar jika dikaji berdasarkan sisi kesehatan. Pasalnya, tangan kiri sering digunakan buat cebok (membersihkan area intim waktu buang hajat).

Selain itu, syaitan juga makan dengan tangan kiri. Maka itu Allah Ta’ala melarang kita makan dengan tangan kiri.

Berdasarkan penelitian ilmuwan, makan menggunakan tangan memang bermafaat. Diantaranya bisa melancarkan pencernaan, menciptakan makan nir tergesa-gesa, & bakteri baik pada tangan pula akan ikut masuk. Bakteri baik ini dalam membantu memerangi bakteri jahat pada usus.

BACA JUGA: Ayo Biasakan Hidup Sehat buat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Sehingga tubuh akan lebih sehat. Namun tetap harus cuci tangan terlebih dahulu.

Dari Ibnu Umar r.a, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Jika salahseorang menurut kalian makan, maka makanlah dengan memakai tangan kanan, & apabila dia minum, maka minumlah dengan memakai tangan kanan, lantaran sesungguhnya setan itu makan & minum menggunakan memakai tangan kiri.” (HR. Muslim)Cara Hidup Sehat Ala Rasullulah keempat, Mengonsumsi Makanan Tinggi Gizi

Di jaman dahulu belum terdapat kuliner cepat saji ataupun kuliner kemasan yang mengandung zat aditif. Maka itu, tidak heran bila orang-orang jaman dulu cenderung panjang umur. Begitupun dengan Rasululullah shallallahu alaihi wa sallam.Foto: Pinterest

Beliau gemar mengonsumsi kuliner tinggi gizi, misalnya: Kurma, Delima, Buah Tin, Madu, Zaitun, Gandum, Sayuran, Susu, Daging, Ikan laut.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa setiap pagi mengkonsumsi tujuh butir kurma ‘Ajwah, maka dalam hari itu dia akan terhindar menurut racun & sihir.” (HR. Bukhari & Muslim)

Dari Aisyah radhiya Allahu‘anha : “Sesungguhnya minuman yang paling disukai oleh Rasulullah SAW merupakan Al Hulwa Al Barid (minuman anggun yang dingin).” (H.R. Tirmidzi).Cara Hidup Sehat Ala Rasullulah kelima, Menjaga Kebersihan Diri & Lingkungan

Kebersihan itu pangkal kesehatan. Apabila kita mampu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, maka insyaAllah kita juga nir akan mudah sakit. Hal ini jua diterapkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Beliau senangberwudhu, bersiwak, menggunakan wewangian, menggunting kuku & membersihkan lingkungannya.Sebagaimana sabdanya: “Sesungguhnya Allah itu higienis, Dia cinta kebersihan”. (HR. Tirmidzi).

“Mandi dalam hari Jum’at merupakan harus bagi setiap orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi & memakai harum-haruman.” (HR. Muslim).

“Hal yg fitrah itu terdapat lima atau 5 hal adalah fitrah, yaitu khitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur kumis.” (HR. Al-Bukhari)

“Sesungguhnya, Allah Swt. baik dan menyukai kebaikan, higienis dan menyukai kebersihan, murah hati dan senangdalam kemurahan hati, serta gemar memberi & bahagia dalam kedermawanan. Lantaran itu, bersihkan laman rumahmu & jangan meniru orang-orang Yahudi.” (HR. Tirmidzi).Cara Hidup Sehat Ala Rasullulah keenam, Tidur Awal & Bangun di Sepertiga Malam

Tidur larut malam buruk buat kesehatan. Sebab di waktu malam, mulai dari jam 21.00-03.00 berlangsung proses metabolisme tubuh. Dimana racun-racun dimuntahkan dari tubuh. Dan agar proses tadi pada berjalan optimal sebaiknya tubuh berada kondisi rileks. Yang berarti tidur.Foto: Abu Umar/Islampos

BACA JUGA: Hidup Sehat Disenangi Allah, Kenapa?

Nah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah menerapkan pola tidur sehat semasa hidupnya. Biasanya Beliau tidur selepas sholat isyak, yakni sekiatr pukul 21.00 & bangun pada sepertiga malam terakhir (sekitar pukul 03.00) untuk sholat tahajjud. Bisa dikatakan waktu tidur Beliau rata-homogen 7-8 jam sehari. Hal itu sangat ideal & sinkron menggunakan anjuran para ahli medis.Cara Hidup Sehat Ala Rasullulah ke 7, Berpuasa

Dijelaskan pada beberapa hadist bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam merupakan sosok yg seringkali melakukan amalan puasa. Seperti puasa senin-kamis, puasa tiga hari setiap bulan www.fokusmuria.co.id Hijriyah, puasa bulan sya’ban, puasa 6 hari bulan syawal, puasa Daud Arofah, puasa di awal Dzulhijjah & puasa ‘Asyura. Saat tidak mempunyai sesuatu buat dimakan, biasanya Beliau lebih menentukan untuk berpuasa.

Aktivitas puasa ini telah diteliti oleh berbagai ilmuwan dan terbukti bahwa berpuasa bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Seorang pakar gizi asal Amerika, Allan Cott. MD menyingkap khasiat puasa pada bukunya berjudul “Why Fast”. Beberapa diantara khasiat tadi yakni:

Membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah.Menurunkan kadar kolesterol dalam darah.Menurunkan tekanan darah tinggi.Memperlambat proses penuaan.Dan sebagainya.

Allah Ta’ala berfirman yg ialah: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas engkauberpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian supaya kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)Cara Hidup Sehat Ala Rasullulah kedelapan Tidak Berlebihan Dalam Makan

Makan hiperbola jua jelek buat kesehatan. Selain bisa memicu risiko obesitas, memasukan makanan pada porsi akbar ke perut akan menyulitkan kerja lambung & menaikkan risiko penyakit degeneratif.

Allah Ta’ala berfirman: “Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yg berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

Dalam hadist jua dijelaskan: “Tidak ada wadah yg dipenuhi anak Adam yang lebih jelek berdasarkan perutnya. Cukuplah anak Adam mengkonsumsi beberapa suap kuliner buat menguatkan tulang rusuknya. Kalau memang nir  terdapat jalan lain (memakan lebih poly), maka berikan 1/3 buat (tempat) makanan, sepertiga buat (loka) minuman dan sepertiga buat (loka) nafasnya.” (HR. Tirmizi & Ibnu Majah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *