Jasa Impor Filipina

Ketahui Pola Jasa Impor Filipina Borongan

Dengan menggunakan Jasa Impor Filipina borongan menjadi salah satu alternatif untuk menghemat pengeluaran. Sehingga tidak sedikit importir yang menyukai cara ini dalam mengimpor barangnya. Sayangnya, pemerintah mulai memperketat aturan terkait pelayanan impor di tingkat ini, akibat banyak barang impor yang tidak lolos pemeriksaan dan dikirim kembali ke negara asal. Artinya, importir harus memahami ketentuan impor borongan sesuai peraturan pemerintah. Cara dan syarat layanan import borongan sesuai peraturan pemerintah bisa Anda baca di artikel ini.

Pola Impor Secara Borongan dari Filipina

Ada pola impor borongan yang mungkin sudah Anda kenal, jadi jika ingin menggunakan Jasa Impor Filipina borongan, Anda bisa memilih dan memikirkannya sebelum menggunakan jasa impor borongan. Setiap perusahaan impor memiliki caranya sendiri dalam melakukan impor borongan. Namun secara umum ada pola impor borongan seperti berikut ini:

  1. Door To Door

Jasa Impor Filipina

Dengan borongan door-to-door, importir tidak perlu lagi tiba di pelabuhan atau bandara karena shipper membantu proses pengiriman dari lokasi supplier ke alamat tujuan importir. Namun, sistem administrasi kepabeanan, izin impor dan pajak yang dibayarkan ditangani oleh importir. Jadi impor door to door jenis ini sudah sesuai dengan peraturan pemerintah. Karena tidak ada proses illegal, dari proses pengiriman barang sampai tujuan diketahui oleh petugas bea cukai.

  1. Perusahaan Importir All In One

Dalam pola ini, importir memberikan semua kendali proses impor menjadi satu dengan kesepakatan bersama antara importir dan jasa pengirim. Jadi importir membayar semuanya langsung ke Jasa Impor Filipina borongan, karena mereka yang mengurus semuanya seolah-olah layanan import borongan adalah importir.

  1. Perusahaan Importir Dengan Memanipulasi Data

Pola ini termasuk dalam pola impor ilegal karena pengirim dan importir menggunakan dokumen dan data yang telah dimanipulasi untuk mengirim kegiatan impor secara massal. Kalaupun tidak bagus, masih banyak importir nakal yang menggunakan pola ini, meskipung memang mereka sudah tau bahwa jalur yang dipilih ini adalah jalur yang salah.

  1. Menggunakan Dokumen Ilegal

Pejabat pabean yang bersangkutan meloloskan dokumen impor yang diberikan oleh pengirim barang dan dokumen tersebut tidak sah karena tidak memenuhi persyaratan. Pejabat nakal ini tentu saja tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Importir harus menghindari pola impor ini agar kegiatan impornya tetap dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan peraturan pemerintah.

Ada pola impor legal dan ilegal di tingkat borongan yang ilegal inilah yang akhirnya membuat pemerintah membuat aturan yang lebih ketat. Sebagai importir tentunya Anda harus pintar-pintar dalam memilih jasa import di tingkat borongan, agar barang impor Anda bisa sampai di tempat tujuan tepat waktu dan legal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *