Macam Marka Jalan

Umumnya macam marka jalan terdiri dalam tiga garis ialah garis putus-putus, garis lempeng tanpa ada putus, lalu garis marka membujur. Selaku pengendara, kita mesti mengenali manfaat dari macam ke-3  marka ini.

Buat marka putus-putus ini kamu diizinkan melalui marka apabila ingin berpindah ke lajur sampingnya yang kosong. Marka ini pun memperkenankan kendaraan seandainya pengin membalap kendaraan di muka di jalan dengan 2 arah.

Spesial di jalan dengan 2 arah, penyetir mesti berwaspada serta melindungi jarak dengan kendaraan di depannya seandainya pengin menyalip. Dikarenakan, status waktu menyalip di jalan dua arah ini bakal ambil larik dari arah terbalik.

Garis marka ini adalah kesebalikan dari marka putus-putus barusan, berarti  jangan melintasi marka ini. Polisi jalan raya segera akan menangani penyetir yang beranjak atau melintasi marka utuh. Dari segi keselamatan, standar marka jalan bina marga ini dibentuk selaku penyekat antara larik. Kebanyakan, marka utuh ini ada dalam jalan berliku-liku yang tidak bisa buat menyalip atau banyak blind spot.

Marka Membujur

Marka membujur dengan zebra cross

Marka membujur yaitu tandanya yang tegak lempeng kepada sumbu jalan seperti garis henti di zebra cross. Pengendara jangan stop melintasi garis itu seandainya lampu jalan raya menyalak merah. Kerap kali, pengendara “ngeyel” stop melintasi garis serta ada dalam area zebra cross waktu lampu merah.

Paduan Marka Jalan

Di jalan antara kota, kebanyakan ada paduan marka jalan sesuai sama situasi jalan raya serta lingkungan di lokasi itu. Kebanyakan, marka itu berwujud garis double putus-putus atau garis utuh serta putus.  perlu ketahui pengertian dari marka ini buat tertata jalan raya.

Umumnya, garis ini memperkenankan pengendara yang ada dalam segi garis putus-putus berganti larik ke segi sampingnya. Kebalikannya, apabila pengendara ada dalam segi garis tanpa ada putus, jadi tidak boleh berganti larik. Situasi ini pun berlaku buat jalan dengan 2 arah.

Seandainya marka itu berwujud dua garis utuh jadi dari ke-2  larik tidak boleh menyalip atau melintasi marka itu. Kebanyakan, marka ini ada dalam batas jalan yang cukuplah lebar akan tetapi berliku-liku maka tidak bisa buat menyalip dengan aman.

Marka Serong

Seusai membicarakan macam marka dasar, saat ini kita teruskan pengkajian bab marka jalan macam serong. Kebanyakan marka ini ada di percabangan jalan contohnya lajur keluar jalan tol. Bagian yang ada di marka serong ini bukanlah lajur jalan raya kendaraan. Kendaraan motor tidak boleh beranjak atau memangkas lajur di marka serong. Tetapi, faksi kepolisian masih memperkenankan mobil yang terpaksa sekali stop di marka serong seandainya berlangsung persoalan tekhnis atau kritis.

Peraturan Hukum Bab Marka Jalan

Di Tilang Electronic, Surat Tilang Bakal Diantarkan ke Alamat Pemilik Kendaraan

Selaku satu diantara rambu jalan raya, wujud serta macam marka udah dirapikan dalam Undang-Undang. Paling tidak ada dua asas hukum yang mengendalikan bab marka ialah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 terkait Lalu Lalui serta Angkutan Jalan setelah itu Ketetapan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. 67 Tahun 2018.

Ketetapan Menteri Perhubungan cuman mengendalikan bab bentuk serta wujud marka. Dalam ketetapan itu pun dijelaskan bab marka warna kuning yang cuman ada di jalan nasional.

Setelah itu, UU No. 29 Tahun 2009 terkait Lalu Lalui serta Angkutan Jalan dimulai dengan pasal 184 hingga 287 mengendalikan bab pelanggaran rambu serta marka. Macam pelanggaran marka ini beraneka ragam, dimulai dengan menentang arus, melintasi garis setop. Spesial buat marka jalan dirapikan dalam Pasal 287 ayat 1 juncto Pasal 106 ayat 4 huruf a serta b. Dalam pasal itu, pelanggar marka jalan diintimidasi pidana kurungan sangat lama dua bulan atau denda sangat banyak Rp500 ribu. (dms)

1. Yellow Box Junction setahunya saya berarti jangan masuk ke box walau lampu udah hijau waktu di box masihlah ada kendaraan lain sebab kemacetan/deadlock. Lewat kata lain, kendaraan yang lajurnya lagi “lampu hijau” anyar bisa masuk box seusai kemacetan di box tergerai. Apa sekian lama ini saya salah tafsir?